Sabtu, 18 September 2010

SuSHINee Fanfict Part 5

Hyunsu: akhirnya aku tahu yang namanya Heechul oppa, memang sih dia penuh charisma dan anggun sekali. Kamu suka yang tipe2 seperti itu ya?
Saya: sudahlah, tidak usah usah bahas2 dia..
Wonhee: kamu duluan yang membahasnya, kamu tadi cerita kalau si Heechul oppa itu mencium pipimu 2 hari yang lalu?

Wajahku entah mau kusembunyikan dimana, aku malu sekali mendengar jawaban Wonhee barusan, apalagi kalau teringat saat kejadiannya
Hyunsu: dia sepertinya juga menyukaimu deh
Saya: mana mungkin? Dia memang memperlakukan wanita seperti itu mungkin
Wonhee: bisa saja, memang sih anak kost2an SuJj memang ganteng2. Aku suka melihat wajah mereka yang bersih2 dan indah
Saya: aku juga tidak mengerti, kok bisa ya Bu Leeteuk punya anak kost yang mayoritas good looking?
Hyunsu: aku juga mau jadi merekaaaaaaa, nanti aku mau sekamar dengan Kyuhyun oppa
Wonhee: hah, kau terlalu berharap dan berimajinasi tinggi, Hyunsu
Saya: Taemin atau Kyuhyun oppa?
Hyunsu: tetap saja Taemin saeng doooooooong. Oh iya, hari ini dia les tari lagi ya?
Saya: sepertinya begitu, memang kenapa?
Hyunsu: aku mau kesana menontonnya. Kamu punya alamatnya? Kalau boleh, tolong bilang dia nanti aku jemput dia sehabis les
Saya: oke, nanti aku sms. Wonhee, apa kabarmu dengan Jonghyun oppa?
Wonhee: ya kami sudah bertukar email dan ngirim2 sms sih, dia pribadi yang asik juga. Hehehehe
Saya: kamu menyukainya karena apa sih?
Wonhee: lengannya seksi banget, terus wajahnya yang kaku sama senyumnya dia, manis bangeeeeet
Oh, lengan Jonghyun. Aku sudah menduganya sih, Jonghyun memang suka angkat beban, push up dan jogging. Makanya dia atletis sekali, begitu juga Taemin dan Minho
Hyunsu: kalau yang kamu suka dari Heechul oppa, apa saja?
Saya: entahlah, mungkin karena dia waktu itu menolongku yang jatuh di depan tong sampah dan lututku berdarah. Aku gampang terkesan dengan hal2 yang seperti itu
Wonhee: kok kamu bisa jatuh di depan tong sampah?
Saya: hah? Emmmmmmm itu tidak usah dibahas ya? hehehehe
Hyunsu: pasti kau melakukan sesuatu yang ceroboh ya? kau ini cantik2 kok ceroboh sih?
Saya: haaaaah apaan sih Hyunsu, aku itu tidak cantik tauuuu ~~
Wonhee dan Hyunsu mencubit cubit pipiku hingga merah, rasanya pedas sekali sampai2 aku mengeluarkan air mata. Tiba2 HPku berbunyi tanda sms masuk, dari Yesung oppa.
‘Heechul hyung minta nomor HPmu, kuberikan ya?’
Aku jadi salah tingkah. Rasanya aku ingin berteriak, marah2 sekaligus tersenyum. Aku memang susah mengekspresikan perasaanku.
‘baiklah oppa’
Hyunsu: kenapa kau, kok senyum2 sendiri?
Saya: hah, tidak apa2 kok. Yesung oppa tadi mengirimkan sms untukku
Wonhee: Yesung oppa itu yang mana ya? wajah mereka mirip semua
Saya: haha aku juga tidak mengerti cara memberitahu orang2, yang jelas dia yang paling perhatian padaku. Dia anak tunggal dan senang sekali dengan anak perempuan, jadi aku sudah dianggap adiknya sendiri
Hyunsu: oooooh yang kalau tersenyum, matanya juga ikut tersenyum itu ya?
Saya: hah? Sepertinya begitu, rambutnya seperti jamur dan poninya rata
Wonhee: oh yang itu, dia umur berapa sih?
Saya: tahun ini kalau tidak salah 26 tahun.
Wonhee: HAH?? Tua sekali~~ sial, tampangnya yang manis itu menipu mataku~~~


~~~~~~~~~~~~~


‘Taemin, nanti Hyunsu noona akan menjemputmu di tempat les, baik2 ya dengannya. Tanggapi saja semua obrolannya’
Aku mengirimkan sms untuk Taemin saat kuliah sudah selesai. Aku benar2 lupa janjiku dengan Hyunsu, dia pulang 2 jam lagi dari sekarang. Semoga saja nanti mereka baik2 saja
Drrrrrrt drrrrrrrrt tanda sms masuk, kupikir dari Taemin. Ternyata…
‘ku jemput ya? aku ada urusan denganmu. –heechul-‘
Gasp, bagaimana ini? Heechul oppa akan ke kampus dan menjemputku?? Oh tidak, ini tidak baik…
Wonhee: Minho belum masuk, Minsu?
Saya: eh iya, belum…
Wonhee: kamu mau pulang bersamaku? Aku bawa motor hari ini
Belum kujawab pertanyaan dari Wonhee, tiba2 telponku berbunyi. Telpon dari Heechul oppa
Saya: ha.. halo?
Heechul: kampusmu yang bagian mana?
Saya: aku di kampus Utara sekarang, oppa dimana?
Heechul: oh terimakasih tuhan, aku ada di depan kampus utara. Kau sudah pulang kan? Cepat keluar, aku butuh bantuanmu
Aku menutup telpon dan berjalan cepat ke depan gedung kampus utara, Wonhee mengikutiku
Wonhee: kamu dijemput siapa?
Saya: yang tadi kita bicarakan di pelajaran statistika
Wonhee: siapa?
Belum ku jawab pertanyaan Wonhee, aku sudah melihat Heechul oppa yang membuka helm dan mengibaskan rambut hitamnya yang indah. Macho sekali
Wonhee: aigooooooo, itu Heechul oppa kan?
Saya: iya, hari ini aku dijemput sama dia, sampai jumpa Wonhee
Wonhee: kudoakan dirimu sukses dengannya, hahahahaha
Setelah pamit dengan Wonhee, aku segera menghampiri Heechul oppa yang memangku helm dengan anggunnya
Saya: em…. Ada apa ya oppa?
Heechul: tidak, hanya ingin menjemputmu saja. Tidak boleh ya?
Aku menelan ludah, jadi omongannya tentang minta tolong bantuanku itu, BOHONG DOONG?
Heechul: tidak sih, aku memang ingin minta bantuan hehehehe. Oh iya, ngomong2 kampusmu besar juga ya. suasananya juga bagus untuk belajar
Saya: eh? Begitukah?
Kok aku malah mengatakjan hal tidak penting seperti itu sih? Babo banget deh~~
Heechul: ya begitulah. Ayo naik, nanti aku akan jelaskan semuanya kalau sudah sampai ke tempat tujuan kita
Aku memandangi jok belakang motor sport warna merah milik Heechul oppa itu, jadi teringat kejadian sebulan yang lalu. Tiba2 lenganku ditarik oleh Heechul oppa. karena ukuran badanku yang terlalu kecil dan terlalu kurus, aku hampir saja masuk ke dalam dada Heechul oppa lagi
Heechul: hahaha seperti sebulan yang lalu. Habis kau banyak melamun sih, ayo dong cepat naik. Aku mau ngebut nih soalnya buru2
Saya: oh oh baiklah, maaf ya oppa
Aku naik ke jok belakang yang sempit dan menjorok ke arah si pengendara
Saya: motor ini di modif ya? kok joknya curam sekali sih?
Heechul: namanya juga motor sport, ayo pegangan di pinggangku
Aku memegang pinggang Heechul oppa dengan risih, rok ku yang dibawah lutut jadi terbuka kemana mana
Saya: rok ku terbuka nih, tidak enak~~ aku duduk menyamping saja ya?
Heechul: rapatkan saja dengan paha dalammu, kalau duduk menyamping yang ada nanti kau jatuh. Lagipula kakimu terlihat bagus kok dengan rok itu, sudahlah jangan dipikirkan. Nih helmnya
Setelah aku memakai helm yang diberikan Heechul oppa, motornya langsung berjalan dengan cepat. Aku yang ketakutan tidak sengaja mencengkram pinggang Heechul oppa
Heechul: haha, sorry. Aku tidak bermaksud menakutimu. Aku pelankan ya lajunya?
Aku mengangguk kecil dan ia memelankan laju motornya, kami tiba di kost2an SuJj.
Saya: bilang saja kau mau mengantarku pulang, tidak usah pakai bohong begitu
Heechul: tidak kok, aku ingin meminta bantuanmu, mengajar bahasa Inggris kepada anak2 SuJj

.....

Ryeowook: jadi, kalau bahasa Inggrisnya pisang apa?
Saya: banana. Would you like to give me a banana?
Ryeowook: Yes I do..
Hening….
Saya: pisangnya mana? Katanya oppa mau memberikanku pisang
Ryeowook: oh maaf, aku tidak tahu artinya sih
Seisi ruangan langsung tertawa terbahak bahak melihat tingkah laku Ryeowook yang lucu
Sungmin: I cannot remember this. Itu artinya apa?
Saya: saya tidak bisa mengingatnya. Ada lagi yang mau ditanyakan?
Shindong: kalau artinya ‘saya akan menikah’ apa?
Saya: I will getting married
Semua oppa yang ikut belajar disana ber ‘ooooh’ ria saat aku menjelaskan sedikit bahasa Inggris kepada mereka. *padahal bahasa inggrisnya sepele begitu*
Kyuhyun: Minsu, how old are you?
Oooh ternyata Kyuhyun oppa sudah fasih sekali bahasa inggrisnya, dan dia sepertinya sedang mengujiku
Saya: Im 19 years old, your age is 22 right? I can see it from your sight
Kyuhyun oppa tersenyum sementara oppa yang lain memperhatikan kami berdua yang asik berduel
Kyuhyun: why do you want to teach us? Is it embarrassing enough for you?
Saya: you’re all my brother. I love to share my knowledge to others
Semua oppa bertepuk tangan untukku, sebenarnya aku sangat grogi waktu mengajar mereka. Tapi sekarang aku sudah tenang
Heechul: oke oke.. pelajaran sudah selesai, dilanjutkan lain kali ya. oke2 sekarang kita makan malam~~
Semua oppa pergi keluar dari ruangan, dan kini tinggal aku dan Heechul oppa
Saya: kenapa harus aku yang mengajar? Bukannya oppa ini guru les bahasa Inggris?
Heechul: aku sedang malas saja. Mereka masih dalam tahap yang gampang, jadi mending kau saja yang mengajar
Hah?! Jawaban apa itu?? Kesannya menyepelekan mereka semua. Sombong sekali~~
Saya: kau pasti bercanda oppa
Heechul: memang aku bercanda, hihihihi
Aku menghela napas, sebenarnya aku penasaran dengan alasannya mengajakku. Tapi dia selalu berteka teki setiap aku bertanya padanya, jadi aku diam saja
Heechul: aku hanya penasaran dengan kemampuan bahasa inggrismu. Kata Yesung, bahasa inggrismu sudah seperti dewa
Saya: Yesung oppa hanya mengada ada, aku masih harus banyak belajar
Heechul oppa memperhatikan rokku dari tadi, ia tersenyum senyum sambil mengelus dagunya. Otomatis aku segera merapatkan rokku
Saya: kenapa sih oppa memperhatikan rokku terus? Kau tidak berpikiran kotor kan?
Heechul: hahahahahahahaha, tidak kok. Kau cocok sekali memakai rok, betismu yang kurus jadi terlihat bagus. Biasanya kan kamu memakai celana panjang
Saya: em.. ini pemberian umma waktu ulang tahunku ke 17, aku baru memakainya sekarang. Soalnya aku tidak begitu suka pakai rok
Wajahku rasanya panas sekali biarpun tidak begitu merah, aku rasa Heechul oppa menyukai wanita yang memakai rok dan memperlihatkan betis. Hemmm referensi yang bagus untukku
Heechul: sebaiknya kau harus sedikit feminim sekarang. kalau kau memakai jeans terus, nanti aku tidak bisa membedakan antara Minho dan kau. Kalian kan sama2 tinggi kurus kalau dilihat dari belakang
Saya: aku lebih pendek 2 senti darinya
Heechul oppa tertawa sambil terus memperhatikan rokku yang bermotif bunga2 warna jingga. Apa aku berikan saja rok ini kepadanya? Sepertinya dia menginginkannya *ngawur*
Yesung: Minsu, kau kesini?
Saya: ah oppa, sudah pulang kerja?
Yesung: iya, tadi katanya kau mengajar hyung dan saeng ya? aku jadi penasaran dengan bahasa inggrismu
Saya: ya ampuuuun, bahasa inggrisku tidak ada apa2nya dibandingkan dengan Heechul oppa
Heechul oppa yang tadi ada disebelahku kini menghilang, loh kemana dia?
Yesung: dia sudah turun tadi, kau tidak ikut makan bersama kami?
Saya: em… baiklah.
Yesung oppa dan aku turun tangga dan segera mengambil piring dan nasi
Leeteuk: makan yang banyak Minsu.. pasti lelah mengajar anak2 macam mereka
Ryeowook: haaaaaaaah, tidak kok bu. Kita ini kan tidak merepotkan seperti yang ibu kira. Ya nggak?
Oppa2 yang ada disana bersorak menyetujui perkataan ryeowook oppa. Ya tuhan, rumah ini seperti taman kanak kanak. Aku duduk disebelah Heechul oppa yang sibuk dengan bulgogi nya
Saya: hei, terima kasih ya sudah mempercayaiku menjadi… asistenmu. Haha
Heechul: tidak kok, kau kan cuman pembantuku. Hahahaha
Iiiiiiih, orang ini bicaranya frontal sekali. Menyebalkan~~ tapi aku suka diaaa *plin plan*
Heechul: aku juga berterima kasih padamu, sudah membantuku. Bahasa inggrismu bagus kok
Aku tersenyum sambil memakan bulgogi yang ada di piringku. Heeeem, masakan Bu Leeteuk ternyata enak sekali~~


~~~~~~~~~~~~~


Jam 9, aku baru saja pulang dari kost SuJj. Suasana rumah sudah gelap dan sepi, pelan2 aku masuk rumah agar seisi rumah tidak bangun
Umma: dari mana saja kamu?!
Glek~~ aku lupa memberitahu umma kalau aku mengajar di Kost SuJj, bisa diamrahi habis2an nih
Saya: maaf umma, aku mengajarkan oppa2 di kost SuJj bahasa inggris. Lalu aku disuruh makan malam oleh Bu Leeteuk. Emmm kok semuanya belum tidur?
Aku melihat Jonghyun, Taemin dan Minho masih duduk di ruang tamu sambil menonton TV. Mereka terlihat mengantuk tapi tidak bisa tidur
Umma: appa belum pulang. Seharusnya dia sudah pulang 3 jam yang lalu, kami khawatir. Umma kira kau bersamanya
Saya: aku dijemput Heechul oppa tadi sore. Maaf ya umma, aku harap appa baik2 saja
Aku memeluk umma yang sedang galau dan menghampiri Taemin yang sedang mengucek ngucek matanya
Saya: kau terlihat lelah saeng, tidurlah. Tadi kan kamu les tari
Taemin: aku tadi sudah tidur di mobil Hyunsu noona, bahkan ia menyelimutiku di mobil. Jadi aku baru setengah sadar sekarang…
Saya: jadi selama perjalanan pulang bersama Hyunsu…. Kamu tidur?
Taemin: tidak juga, kami ngobrol selama 30 menit dan tanpa sadar aku tertidur
Saya: kau tidak keberatan kan kalau dijemput Hyunsu beberapa hari ini? Dia senang sekali menghabiskan waktu denganmu. Mungkin dia juga mau menjemputmu setiap pulang sekolah
Taemin: tidak kok, Hyunsu noona orang yang baik dan cara bicaranya manis sekali. Ia selalu mencairkan suasana kalau aku kehabisan kata2, Hehehe
Senyum Taemin yang lucu dan menggemaskan membuatku ingin memeluk dan mencubiti pipinya, dan aku melakukannya secara otomatis.
Saya: Taemin Taemin, kau sudah kelas 12 tapi tetap saja menggemaskan~~
Taemin: hahahahaha, noona~~ pipiku perih kalau kau cubiti terus
Tiba2 telpon rumah berdering, umma langsung menghampiri telpon dengan gerakan ballerina nya yang professional (?)
Jonghyun: hem.. berharap saja itu appa
Minho: semoga dia baik2 saja…
Umma: apaaaaaaaaaaaaaaaaa?!
Jengjengjengjeeeeeeeng *sound effect* *ngawur mode on*
Kami mendengar teriakan dari Umma dan kami segera menghampirinya. Wajah Umma berurai air mata, ia terisak isak sambil menutup telponnya
Jonghyun: ada apa umma? Kenapa umma menangis?
Umma: hiks… sudah kuduga, appa mengalami kecelakaan di jalan Z. sekarang dia sedang di UGD. Huhuhuhuhuhu~~~
Aku yang mendengarnya syok berat. Rasanya aku juga ingin menangis
Taemin: sekarang appa dimana?
Minho: di supermarket, ya di rumah sakit laaah~~
Jonghyun: yasudah, ayo kita kesana. Mau naik mobil siapa?
Minho: naik mobil hyung saja, kan mobil hyung besar.
Saya: ayo cepat cepat cepaaaat~~ aku punya perasaan yang tidak enak
Air mataku mulai berjatuhan, Taemin membantuku berdiri dan menuju ke mobil Jonghyun
Taemin: tenang noona, semuanya pasti baik2 saja
Aku mengangguk sambil mengusap air mataku, aku harap perkataan Taemin benar. Aku tidak ingin appa menjalani hari2nya lebih berat dari sekarang, aku harap appa baik2 saja…

Bersambung..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar