Sabtu, 11 September 2010

SuSHINee Fanfict Part 4

Jonghyun: aigooooo, kamu jadi ikutan sakit. Siapa yang membantuku memasak hari ini?
Aku terbatuk batuk sambil menarik ingus yang akan keluar dari hidung. Aku tidak bisa bangkit sama sekali dari tempat tidur ini..
Appa: yasudah, nanti mau kubantu Jonghyun?
Taemin: jangan hyuuuuuuuuuuuuung.. nanti oppa masaknya Dobu lagiiii
Appa mengucek ngucek kepala Taemin diselingi tawa mereka berdua
Saya: uhuk uhuk, maafkan aku oppa, appa, saeng…
Appa: tidak usah minta maaf. Bagaimana kalau kita paksa umma untuk memasak saja
Apa?! Oh tidak, jangaaaaaaaan~~ nanti kalian semua tertular virus influenza nya
Taemin: tidak ah, nanti aku tertular flu dari umma. Sama hyung saja masaknya, nanti aku bantu
Jonghyun: nah bagus saeng, ayo kita masak oppa. Minsu, kamu mau tidur disini saja? Mau kuambilkan sesuatu?
Saya: obat batuk dan tablet pembasmi flu saja. Sumpah aku tidak bisa nafaaaaaas
Taemin: Minho hyung dipindahkan kesini saja appa, biar kami tidak tertular
Appa: ide bagus sih, yasudah nanti bantu appa memapahnya ya…
Suara: aku tidak mau sekamar dengan perempuaaaaaaaaaan~~ uhuk uhuk
Ah Minho, siapa bilang aku juga mau sekamar denganmu? Nanti semua privasiku ketahuan olehnya
Appa: yasudah, ke kamar untuk tamu saja ya Minsu. Biar Minho di kamarmu saja ya?
Saya: tidak mauuuuuuuuuuuuuu, Minho saja yang disana~~
Jonghyun: yasudah, jangan merengek seperti bayi gitu kenapa sih?
Aku terbatuk batuk lagi sambil membenamkan diri ke dalam selimut. Sakit itu tidak asyik, tidak seru, tidak bebas..
Huh, semua gara2 Minho!!

......

Jam 9, Hyunsu menelponku… ada apa ya kira2?
Saya: ha.. halo?
Hyunsu: rumahmu yang bagian mana? Kami mau kesana nih, kami sudah di depan komplek
Saya: hah?
Tiba2 terdengar suara kresek kresek yang sangat bising
Suara: sudah, sebutkan saja alamatmu
Oh, ternyata Wonhee. Aku memberikan alamat lengkapku dan mereka mencatatnya
Wonhee: ada Jonghyun dirumah?
Saya: em….. nggak tahu juga ya? memang kenapa?
Wonhee: yasudah, nanti kami kesana. Tunggu yaaaa….
Tuuuuuuuuuuuut tuuuuuuuuuuuuuuuuuut
Telepon ditutup..

Jonghyun: temanmu ada yang mau kesini?
Saya: iya sepertinya.
Jonghyun: kamu punya teman baik yang namanya Ji Wonhee ya?
Saya: iya, itu teman SMA ku. Memang kenapa?
Jonghyun: tidak, aku hanya penasaran sama dia
Saya: kamu pernah melihatnya sebelumnya?
Jonghyun: tidak, aku lihatnya di foto2 yang ada di dompetmu. Ada foto yang kau tulisi namanya
Saya: heh? Buat apa kau liat2 isi dompetku?!
Jonghyun: ah tidaaaaaaak, cuman penasaran saja. Dia sepertinya ikut les musik di tempatku juga, jadi wajahnya familiar. Hehe
Saya: Menurut oppa, Wonhee itu bagaimana wajahnya?
Jonghyun diam dengan wajah yang kaku sekaligus malu, wah… sepertinya aku tahu gelagat2 ini
Jonghyun: ya… lumayan can..
Ding dong, bel rumah berbunyi. Kurasa yang datang teman2ku
Saya: bukakan dulu gih, nanti oppa bisa cerita lagi kalau mau..
Jonghyun: baiklah, sekalian aku mau mengecek keadaan Minho
Aku mendengus sesudah Jonghyun keluar dari kamarku. Memang sih aku jadi lebih dekat dengannya, tapi aku memang canggung sekali kalau bersama Jonghyun. Dia pribadi yang mandiri namun tertutup, jadi kalau ada yang tahu apa kesukaannya, dia akan tersinggung dan marah. Sungguh2 aneh abangku yang satu itu
Pintu kamarku dibuka, Hyunsu mengintip dari luar
Hyunsu: permioooooooooos, ada yang sakit nggak disini?
Saya: enggak ada, adanya yang kebosenan.
Wonhee: Minsuuuuuuu, astaga.. tadi Jonghyun yang buka pintunyaaa~~ aku mau ping…saaaan~~!!
Hyunsu menahan tubuh Wonhee yang pura2 pingsan. Aku terkikik melihat tingkah laku mereka yang aneh tapi lucu
Saya: baru sehari aku tidak kuliah, rasanya aku kangen kalian guys
Mereka menghampiriku dan memelukku serta mencium pipi kanan dan kiriku
Wonhee: bagaimana keadaanmu, sudah mendingan?
Saya: entahlah, mungkin semakin panas
Hyunsu memegangi dahiku sambil merendam lap di dahiku yang sudah panas.
Hyunsu: masih panas sekali, kamu sudah ke dokter? Minta obat penurun panas saja.
Saya: belom. Appa belum pulang kantor, sementara Jonghyun nanti harus kuliah jam 12. Oh iya ngomong2 Jonghyun, tadi aku menanyakan kesannya tentang dirimu, Wonhee
Wonhee: oh ya? terus terus, dia bilang apa?
Saya: dia bilang kamu lumayan cantik
Wonhee tidak berkata lagi, wajahnya memerah dan ia membenamkan mukanya di selimutku
Hyunsu: si maknae belom pulang ya? huh padahal aku mau ngobrol dengannya
Saya: dia pulang jam 3 sore, habis itu dia les tari sampai jam 6.
Hyunsu: astaga, padat sekali jadwalnya. Apa sekali2 aku harus menjemputnya pulang sekolah ya?
Kami bertiga tertawa bersama, aku senang sekali sahabat2ku menjengukku. Karena ini baru pertama kalinya mereka kerumahku meskipun kami sudah bersahabat lama
Jonghyun: teman2nya Minsu, mau minum apa?
Saya: oh oppa, kenalkan. Ini temanku yang namanya Wonhee
Wonhee memandangi Jonghyun lurus2, sangat canggung sekali sikap mereka berdua. Untung Jonghyun cepat mencairkannya
Jonghyun: aku Jonghyun, jadi kamu yang namanya Wonhee?
Wonhee: iya oppa, aku Ji Wonhee
Mereka berdua bersalaman dan aku menggodai Wonhee dengan bersiul siul nakal
Jonghyun: kau ikut les music di F studio kan?
Wonhee: iya oppa, aku ikut les gitar dan piano
Jonghyun: oh sama denganku dong. Tapi aku les vocal
Sementara mereka sibuk dengan pembicaraan mereka berdua, aku mengobrol dengan Hyunsu
Saya: kamu suka sama Kyuhyun oppa ya?
Hyunsu: yang.. yang mana?
Saya: yang kemarin menarik tanganku untuk masuk mobil
Hyunsu: emmm sedikit sih, aku hanya penasaran saja siapa dia. Wajahnya tidak seperti orang Korea. Dia tinggal di kost2an seberang rumahmu kan?
Saya: iya, oppa2 disana baik2 padaku. Bahkan mereka selalu mengajakku main atau ngobrol di saat2 senggang. Mereka sudah kerja bahkan kuliah, baru2 ini Sungmin oppa juga masuk kost2an disitu.
Hyunsu: Sungmin oppa tuh siapa?
Baru saja Hyunsu bertanya, tiba2 bel rumah berbunyi lagi. Kok rasanya tamu hari ini banyak sekali ya?
Saya: memang sekarang jam berapa sih?
Hyunsu: baru jam sebelas sih. Memang kenapa?
Jonghyun dan Wonhee pergi berdua menuju pintu depan, beberapa menit kemudian mereka kembali dengan membawa kejutan yang luar biasa..
Suara: Annyeong haseo Minsu saeeeeeeeeeeng……………..!!!!!!
ASTAGA, semua oppa dari kost2an SuJj menjengukku?!


~~~~~~~~~~~~


Yesung: nih aku bawakan obat penurun panas dari apotik. Appa dan umma menitip salam untukmu
Saya: terimakasih Yesung oppa. Ngomong2 kalian tidak pergi kerja dan kuliah?
Ryeowook: kuliah kami masih nanti jam 2 siang. Yesung hyung, Heechul hyung dan Eunhyuk hyung mengambil cuti untuk menjengukmu
Saya: aduh oppa~~~ aku jadi terharu. Hiks..
Heechul: don’t cry, pretty girl. Hihi
Wajahku langsung memerah karena Heechul oppa mengelus elus rambutku seperti itu, dia selalu sukses membuatku tersipu sipu
Saya: oh iya, kenalkan. Ini teman kuliahku, Choi Hyunsu.
Hyunsu berkenalan dengan mereka semua, termasuk Kyuhyun oppa. Saat mereka bersalaman, aku menahan tawa karena sikap Hyunsu canggung sekali, sementara Kyuhyun oppa menyalaminya dengan anggun dan kalem
Shindong: cepat sembuh ya Minsu, supaya bisa menemaniku bermain puzzle. Hehe
Sungmin: aku penasaran dengan bibimbap bikinan Tante Key dan bikinanmu. Cepatlah sembuh dan bikinkan satu porsi untukku, habis kata mereka masakan kalian berdua enak2. hahahaha
Aku tertawa sambil menggosok lenganku, aku jadi ingin cepat2 sembuh dan memasakkan sesuatu untuk Sungmin oppa
Saya: ya doakan saja oppa, aku pasti akan memasak untukmu. Hehe
Eunhyuk: jangan masakkan Sungmin hyung saja dooong, masakkan untuk kami juga~~ yang banyak..
Saya: haha, mungkin lain kali. Ngomong2 terimakasih ya oppa2 sudah mau menjengukku
Kyuhyun: sama2,
Mereka semua tertawa karena jawaban Kyuhyun oppa yang singkat padat dan jelas. Irit sekali sih omongan Kyuhyun oppa?
Hyunsu: aaa… aku mau kebawah ya membikinkan minuman untuk oppa2, membantu Wonhee. Baiklah, sampai nanti Minsu
Aku mengangguk mengantar kepergian Hyunsu *kesannya melankolis bgt* ke lantai bawah
Kyuhyun: temanmu itu badannya kecil sekali ya
Saya: Hyunsu? Memang, saat SMA banyak sekali yang menyukainya
Shindong: dia menggemaskan sekali, dia mirip dengan calon istriku. Badannya kecil
Ryeowook: cocok tidak ya denganku? Kan badanku juga kecil
Otomatis semua oppa menyoraki Ryeowook oppa bersamaan. Aku hanya bisa tertawa lemas memandangi tingkah mereka yang heboh
Yesung: lalu tadi yang bersama Jonghyun siapa? Pacar nya?
Saya: itu juga temanku, namanya Wonhee. Memang sih dia menyukai oppaku, tapi Jonghyun oppa belum mengetahuinya
Kyuhyun: cewek yang tadi bersama Jonghyun kok wajahnya familiar ya? sepertinya aku pernah melihatnya di suatu tempat
Saya: dia les gitar di F studio.
Kyuhyun: oh pantas saja, eh? F studio? Aku dan Jonghyun kan les vocal disana. Apa kau sudah tahu sebelumnya?
Aku melirik Heechul oppa yang langsung mengalihkan pandangannya dan pura2 sibuk dengan barang2 di meja belajarku.
Saya: em.. aku tidak tahu tuh.
Kyuhyun: oh, kupikir kau tahu.
Eunhyuk: oh iya, aku membawakan kue kering kesukaanmu, mungkin kau akan menyukainya. Ibuku yang mengantarkannya dari rumahku *mentang2 abis lebaran*
Saya: terima kasih.. wah aku suka sekali kue keju, oh iya jam berapa sekarang?
Ryeowook: em.. menurut jamku sih sudah jam 12.
Saya: aigooooo kan sebentar lagi jam 2, kalian tidak siap2 untuk berangkat kuliah?
Kyuhyun: jangan khawatir Minsu, Ryeowook hyung pembalap yang hebat, apalagi kalau siang2.
Saya: em… baiklah kalau begitu
Pintu kamar diketuk dari luar.. ternyata itu Wonhee
Wonhee: oppa oppa, kata Jonghyun oppa disuruh makan siang dulu. Beliau membuat sup untuk kalian
Eunhyuk: asiiiiiik, ayo kita kebawah~~!!
Shindong: semoga saja bukan sup tofu seperti kesukaan Om Jinki, baiklah kami turun kebawah dulu ya Minsu
Sungmin: nanti sehabis makan, kami akan kembali untuk berpamitan denganmu.
Yesung: kami makan dulu ya…
Saya: baiklah oppa, enjoy…
Setelah mereka keluar dari kamarku, Heechul oppa masih berkeliling melihat isi kamarku.
Heechul: barang2 di kamarmu unik ya?
Saya: hah? Em begitulah.. oppa tidak turun ke bawah? Kan sudah jam makan siang
Heechul: itu urusan gampang, aku memang selalu melakukan sesuatu di akhir2 acara. Hehe
Saya: jadi oppa suka telat dong kalau berangkat kerja?
Heechul oppa mengangguk sambil tertawa riang. Giginya rapih, bibirnya tipis dan rambut hitamnya ikut bergoyang goyang saat ia tertawa
Saya: ya ampun…. Oppa, kau cantik sekali
Heechul: maaf, kau bilang apa?
Aku menutup mulutku karena terkejut, tadi aku keceplosan mengucapkan hal itu. Seorang laki2 pasti tidak suka dipanggil cantik, mereka pasti tersinggung
Saya: tidak, tadi aku salah bicara. Maaf kalau oppa tersinggung
Heechul oppa duduk di samping tempat tidurku, jaraknya dekat sekali denganku. Ia memandangiku dengan tatapan mematikannya *lebay mode on*
Heechul: terimakasih.. aku senang sekali kalau kau menyukai penampilanku, aku senang kau bilang aku cantik. Kamu juga cantik
Tanpa sadar, Heechul oppa memegang pundak kananku, dan mencium pipiku
Heechul: cepat sembuh Minsu-sshi… aku kebawah dulu ya, lapar. Hihihi

Aku memandang kea rah pintu dengan tatapan tak percaya…
Heechul oppa, tadi mencium pipiku kan?! Oh tuhan…… betapa menyenangkan *ngarep dicium lagi*

Bersambung...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar