Aku: Jonghyun oppa…..
Suasana tidak pernah semenakutkan seperti ini
Key: dia pasti akan baik2 saja Haneul, ngomong2 aku ingin bicara boleh tidak?
Aku: nggak ada yang perlu dibicarakan sekarang.
Key: well, aku mau minta maaf
Aku: kamu tidak dengar ya, apa yang barusan aku katakan?
Aku berlari ke arahnya. Ke arah Jonghyun oppa yang tergeletak lemas di tempat tidur menuju ruang gawat darurat, hidungnya diberi alat bantu pernafasan
Dokter: kamu harus diberi antibody dulu, nanti kamu bisa tertular
Seorang staff rumah sakit menahanku untuk tidak masuk ke ruang gawat darurat tempat Jonghyun dibawa…
3 hari yang lalu…..
Onew: tolong sekarang jawab aku, apa yang terjadi denganmu dan Key saeng
Aku masih terdiam dengan tisu yang masih kutempelkan di mata kiriku, Onew oppa hanya melihatku dengan wajah belas kasihan
Onew: bicara dong… kalau begini, percuma dong aku kerumahmu jauh2. Aku tidak ingin melihatmu diam saja seperti ini
Aku mengambil tisu lagi dan membuang tisu bekas ke tempat sampah, Onew oppa langsung menahan tanganku yang hendak menempelkan tisu di mata kananku
Onew: buang2 tisu penyebab Global Warming…. Dan matamu nanti sakit kalau pakai tisu kering seperti itu, apalagi tisu toilet yang kasar seperti ini
Jujur ini baru pertama kalinya aku menangis terang2an di depan Onew oppa, biasanya aku menjauh darinya atau menutupi wajahku agar wajahku yang cengeng ini tidak kelihatan
Aku: Key dan aku bertengkar
Onew: hah? Kok bisa? Kalian berbeda pendapat?
Aku: ada seseorang yang mengirimkan foto melalui MMS, dan itu adalah foto kita yang berduaan di ruang musik kemarin
Onew memandangi HPku yang berkedip kedip tanda sms dan miscall berkali-kali
Onew: dia menelpon tuh, kamu tidak mengangkatnya?
Aku: tidak, aku masih kecewa dengannya
Onew: memang dia kenapa?
Aku: dia membentakku kemarin di atas Apartemen A, tempat dia berlatih menari.
Oppa terkejut luar biasa mendengar ceritaku, ia mengambil HPku dan membaca sms2 dari Key tanpa ijinku, biarkan saja lah… toh tidak ada yang ditutupi ini
Onew: dia mengirimkan sms minta maaf berkali kali nih, dia bahkan menelponmu puluhan kali. Kalau kau membiarkannya terus seperti ini, hatimu atau dia pasti akan tersiksa sekali. Mending diselesaikan secepatnya
Aku: aku… masih kaget karena dia membentakku, tepatnya syok
Onew oppa mengelus tanganku pelan2 dan agak ragu. Mungkin karena suasana yang sepi, otomatis kita menjadi canggung
Onew: kalau tidak cepat2, bisa menjadi lebih besar pertengkaran kalian. Aku mengerti kalo Key sangat cemburu, kamu pacar pertamanya dan dia mencintaimu.. tapi disaat dia tidak ada, kamu malah bersenang senang dengan orang lain, dengan aku
Aku: itu hakku dong. Aku juga tidak peduli kalau dia mau menari atau duet dengan cewe tercantik manapun, aku maklumi itu. Kenapa dia harus posesif seperti itu? Aku belum jadi istrinya
Onew oppa hanya menyengir melihatku kesal, dia menyentuh nyentuh pipiku yang mulai memerah karena kesal.
Onew: kamu berharap dia baik2 saja kan?
Aku: iya…. Tapi aku ingin mendiamkan dia beberapa hari, supaya dia sadar membentak perempuan itu tidak sopan, apalagi kalau perempuan itu pacarnya
Onew: aku bisa mencari cari informasi dari teman2ku, Key berada di genggaman mereka
‘genggaman’?? sepertinya aku mulai tahu apa yang Onew oppa bicarakan
Aku: teman2 Onew oppa, anak SM Entertainment?
Oppa malah mengejutkanku dengan pernyataan yang sepertinya tidak sengaja
Onew: iya. Aku kan anak asrama SM 3 tahun yang lalu
......
Jonghyun: Taemin saeng mau bicara denganmu nih, berhubung HP nya disita dan dia sedang bersamaku
Malam ini Jonghyun baru menelpon setelah 2 bulan menghilang dengan alas an kepada kedua orang tua ku yang sudah aku lupakan saking menyebalkannya.
Telepon di oper dan terdengar suara Taemin yang ceria
Taemin: Happy birthday ya Haneul-sshiiiiiiiiiiiiiiiiii~~~!! Maaf telat banget, hihihi
Aku: terimakasih jamurrrrrrr, baik2 ya disana. Makan yang banyak dan jaga kesehatan, badanmu yang tipi situ harus diisi makanan yang banyak dan bergizi
Diseberang telpon terdengar Taemin tertawa dan suara bersin luar biasa, siapa yang bersin tuh?
Taemin: aku terlalu bersemangat menjalani training ini, aku lebih senang menari daripada makan. Hehe… hyung tuh yang harus dinasehati
Aku: Jonghyun? Memang dia kenapa?
Taemin: dia kena flu dan masuk angin dari pertengahan bulan, dia selalu bersin2 dan parahnya dia tidak pernah pakai masker
Aku: haaaah~~ kau saja deh yang bilang sama dia, kalau aku yang bilang tidak akan digubris
Taemin: kamu kan adiknya, sementara aku cuman…
Aku: kamu kan juniornya di SM Entertainment. Dan kalian sekarang satu tim
Hening…….
Taemin: eh, aku dipanggil rekanku, telponnya aku kasih ke hyung ya
Terdengar suara bersin yang hebat lagi, ternyata Jonghyun yang bersin…
Aku: kamu bawa vitamin dan suplemenmu, oppa?
Jonghyun: aku bawa kok, cuman sudah habis
Aku: apa musti aku belikan terus aku bawa ke sana? Kebiasaanmu yang suka bangun pagi itu kali yang bikin kamu flu
Jonghyun: hah? Rasanya tidak berpengaruh kok. Aku baik2 saja, cuman agak sedikit me…..
Hatsiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii…… Jonghyun bersin lagi di seberang telpon. Suaranya yang ngebass bikin bersinnya terdengar seram
Aku: beli masker saja kalau tidak mau beli obat. Kamu tidak mau menulari orang lain kan?
Jonghyun: ah maaf saeng, iya nanti pasti aku beli, tapi kapan ya? Aku sibuk sekali
Aku: haaaaaaah, minta belikan… Key saja sih
Rasanya lidahku kelu mengucapkan namanya. Hatiku masih kesal sekaligus sedih karena kejadian waktu itu
Jonghyun: itu juga kalau dia ingat, akhir2 ini dia murung dan melamun. Mirip sekali denganmu, hehe. Ada sesuatu antar kalian ber….
Hatsiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii… Jonghyun kembali bersin. Jantungku mulai berdebar debar kalau membicarakan Key, apa yang harus kulakukan?
Aku: em….. tanyakan saja pada dia, kurasa baik2 saja. Oh iya atur pola makanmu.. jangan sembarangan makan, sekarang ini kan lagi marak virus flu H1N1
Jonghyun: lama2 cerewetmu mirip dengan umma, hum makasih saeng sayaaang~~
Issssssh risih sekali aku mendengar kata2 langka itu dari mulut Jonghyun. Suaranya yang bindeng mengganggu pendengaranku
Aku: sudah ya, aku mau mengerjakan tugas yang menumpuk dulu. Jaga kesehatanmu oppa
Jonghyun: iya, tenang saja. Salam buat umma dan appa ya, jaga mereka dirumah. Byeee
Tuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuut tuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuut
Tiba2 dari jendela kamar, melesat bola bisbol yang besar mengenai jidatku dan memecahkan celengan beruangku, sialan@#@!#$%%^
Lagi lagi sebuah teror tak penting yang menghantuiku, aku mengelus elus jidatku yang benjol karena terkena bola itu. Kuambil bola gila itu dan menemukan tulisan berisi ancaman lagi
KUBILANG MENJAUH DARINYA!!!
DASAR CEWEK TOLOL
Aku: hah!! Kau tuh yang tolol, meneror orang terus2an!!! Tunjukkan muka mu dan majulah sebagai pemberani!! Jangan pengecut seperti ini, manusia sialan!!
Aku berteriak dari lantai 2 di balkonku, sungguh aku kesal sekali di teror2 murahan seperti ini. Kalau tidak suka ya langsung bilang saja, jangan meresahkan orang lain seperti ini, sialan
Umma berteriak dari bawah menanyakan apa yang terjadi, aku menjawab nya baik2 saja karena aku baru saja dijahili orang
Tapi sebenarnya keadaanku kurang baik
*************
‘kau di teror? Sejak kapan?’
Mulai sekarang aku tetap diam di kelas, tidak pergi lagi ke ruang musik. Aku takut keakraban ku dengan Onew terkuak lagi dan si peneror akan melakukan sesuatu yang lebih buruk daripada yang aku alami dengan Key
‘sudah agak lama sih, tapi biarkan saja lah. Akan ku hadapi dengan tegar sampai dia bosan’
Teman 1: Haneul, mau makan bekal dengan kami?
Aku: oh, silahkan saja duduk disebelah ku. Aku masih mengerjakan tugas dari pelajaran yang tadi
Beberapa teman dari kelasku mendekatiku dan mulai membuka bekalnya masing2. Aku masih mengerjakan tugas dan membalas sms2 dari Onew oppa
‘jangan begitu, mending kamu laporkan saja sama Key atau pihak sekolah’
Ahhhhh, Onew oppa terlalu berlebihan
Teman 2: Haneul-ah, kamu dekat ya dengan Pak Jinki?
Aku: ah tidak terlalu, ada apa?
Teman 1: bukannya Pak Jinki itu pacar Han Jihye yang kelas 10 ya?
Aku: em….. iya, aku tahu kok. Memang kenapa?
Teman 2: kabarnya hubungan mereka sedang tidak baik karena ada orang ketiga yang mengganggu hubungan mereka
Orang ketiga? Maksudnya aku gitu?? Aku tanyakan dulu deh sama Onew oppa
‘doakan saja aku bisa melewati semuanya. Oh iya, kalian digosipkan pacaran dan saat ini hubungan kalian sedang tidak baik?’
Teman 1: kamu sms siapa?? Boleh ku lihat?
Tiba2 temanku yang sok akrab mendekatiku dan mencoba meraih hpku, tanpa sengaja kuhapus semua sms dari Onew oppa, huff syukurlah
Aku: maaf ya, aku sedang ada urusan dengan seseorang. Kamu tidak boleh melihat sms kami
Tapi temanku itu memaksa mengambil HPku dan tanpa sengaja terbanting jauh dari mejaku, seketika wajahku pucat pasi melihat HPku terpisah dengan chasingnya
Teman 1: ah maafkan aku Haneul-ah
Aku hanya mengangguk panik dan mencoba mengambil HPku dan (entah disengaja atau tidak) Temanku yang satu lagi menumpahkan air minum nya ke buku tugasku.
Teman 2: Aigooo~~ maaf Haneul-ah. Bukumu jadi basah kuyup deh
Mereka berdua pergi begitu saja tanpa menolongku membereskan semua masalah ini..
Perasaanku tidak enak…
Seseorang: Aigo Haneul-ah… siapa yang melakukan ini semua padamu?
Aku: tadi ada 2 teman yang tiba2 datang mengajakku makan bersama dan…. Beginilah jadinya
Seseorang: dimana mereka?
Aku: itu, tadi mereka keluar kelas. Yang itu tuh…
Aku menunjuk ke 2 cewe yang tadi menghampiriku, kini mereka sedang berbisik bisik dan langsung menghilang entah kemana
Seseorang: kau kenal mereka?
Aku: tidak, memang kenapa?
Seseorang: mereka bukan anak kelas kita. Aku kan ketua kelas, pasti aku tahu lah siapa saja anggota kelas kita
Aku terbengong-bengong….. terus, mereka yang sok akrab tadi itu siapa dooooong?
………….
Onew: kok sms ku tidak dibalas?
Aku: HPku berantakan, tadi seseorang tidak sengaja merebutnya dan menjatuhkannya hingga chasing, baterai dan SIM card nya terpisah semuanya
Onew: kamu kenal orang itu?
Aku menggeleng cuek, Onew oppa hanya menghela napas panjang
Onew: bisa jadi dia salah satu anggota organisasi yang menerormu, Haneul
Aku: kenapa oppa bisa bilang begitu, biarkan sajalah.. mungkin sekarang cuman kebetulan.
Onew: hemmmmmmmmmm, baiklah. Ayo kita pergi
Aku: aku pulang sendiri saja, nanti teror nya malah menular ke Onew oppa
Onew: aku ingin mengajakmu ke suatu tempat. Ikut saja lah, aku bawa mobil
Oh.. baguslah. Supaya si peneror tidak tahu keberadaan kami berdua… lagipula aku tidak mau Onew oppa terlalu mencemaskan keadaanku yang sekarang sedang teraniaya ini, apalagi tanpa pengawasan Key. Aku harus belajar jadi orang yang kuat dan tegar
Beberapa menit kemudian, mobil dinyalakan dan kami pun pergi dari lingkungan sekolah. Mobil Onew oppa sangat sederhana dibanding mobil Jonghyun, suasananya menyenangkan dengan pewangi aroma apel di AC nya, membangkitkan semangat sekaligus menenangkan perasaan.
Onew: sepertinya kau menikmati suasana mobilku ya? Hehe
Aku: hah? Emmmmm ya begitulah. Maaf kalau itu mengganggu oppa
Onew oppa hanya tersenyum seperti biasa
Aku: terus kita sebenarnya mau kemana sih? Rumahku kan sudah lewat dari sini
Onew: siapa yang mengantarmu pulang? Aku mau mengajakmu ke SM Academy kok
APA?? SM ACADEMY??????????????
Aku: hah?! Buat apa kita kesana? Sumpah, aku tidak minat jadi artis~~~
Onew: masuk ke SM Academy itu butuh perjuangan yang berat. Tidak bisa hanya dengan diantar oleh orang academy terus bisa masuk jadi anggota
Aku: trus kita kesini untuk apa? Oppa ada reuni dengan anggota lain?
Onew: untuk melihat oppa oppa mu, pacarmu, dan temanmu..
Mobil Onew oppa berhenti di sebuah tempat yang mirip stadion mini, kami turun dan masuk ke pintu utama
Onew: pakai masker ini Haneul, menyamarkan identitasmu
Aku: memangnya kita langsung melihat kegiatan mereka?
Onew: tidak juga sih, kamu di ruang monitoring saja. Kamu mirip sekali dengan Jonghyun, nanti lama kelamaan orang2 akan sadar dengan identitasmu
Aku mengangguk tanda mengerti. Onew menggenggam tanganku dan mengajakku ke ruang monitoring. Beberapa kali ia menyapa orang2, termasuk Kyuhyun, Heecul dan Eunhyuk oppa dari Super Junior. Sumpah mereka tinggi2 dan badan mereka atletis2. Heecul oppa terlihat manis (bahkan cantik) dengan tatanan rambut yang diikat setengah.
Onew: kamu mau disitu terus memandangi Cinderella hyung? Waktu kita cuman sebentar loh
Aku tersadar kembali dari pesona Heecul oppa dan mengikuti Onew oppa kemanapun dia pergi. Kami sudah sampai di ruang monitoring yang luas dan nyaman. Onew bilang ke semua staff untuk mengijinkanku menonton para peserta yang sedang menjalani training dari ruangan ini.
Onew: beberapa panitia tidak mengenalku karena aku salah satu anggota di academy yang kurang eksis, hehe
Semua orang menyoraki Onew oppa dan aku hanya tersenyum memandangi keakraban mereka, sangat menyenangkan.
Dari ruang ini, kulihat para peserta dan panitia berkumpul sedang mengadakan kegiatannya masing2. Kulihat dari Jauh Taemin sedang unjuk kebolehannya. Wahhh kemampuan menarinya semakin hebat saja
Seseorang: eh, bukannya kamu Kang Haneul yang sering diceritakan Kibum ya? Kamu pacarnya Kibum Key kan?
Hah? Kok ada yang tahu?
Sebelum aku menjawab, orang itu memanggil Key dari balkon. Mampus aku!!!
Onew: Shindong hyung, kau ini parah sekali… dia datang tanpa sepengetahuan Kibum
Aku: a… aku mau ke toilet
Dengan panik aku keluar dari ruang monitoring dengan langkah tergesa gesa, tanpa sengaja aku menabrak seseorang
Key: Haneul, ini benar2 dirimu?
Oh bagus, Key sekarang sudah ada di depanku dengan mata yang berseri seri…
Ia langsung memelukku erat sekali, sebenarnya aku masih kesal dengannya. Tapi biarkan saja lah
Key: kamu kesini sama siapa? Kau sehat2 saja kan sayang?
Aku: em….. iya, aku baik2 saja. Aku kesini… sama seseorang
Key: oh ya? Aku harus berterima kasih padanya karena telah membawamu kesini. Siapa orangnya?
Aku: Onew oppa…
Wajah Key mengeras lagi, hah sudah kuduga akan seperti ini
Key: buat apa dia mengantarmu kesini?? Kamu dekat lagi dengannya sekarang???
Aku: em yaaaah, kami sudah berbaikan dan akrab seperti semula. Tidak boleh ya?
Key: kau ingat kan apa yang dia perbuat dengan perasaanmu? Kamu memaafkannya?!
Shit, kenapa Key harus membentakku lagi seperti ini? Menyebalkan
Aku: itu hakku, dia tidak pacaran dengan Jihye dan hubungan kami seperti teman biasa saja, kalau tidak percaya tanya saja sama dia
Key: oh ya??? Memang apa hubungannya dia dengan SM?
Aku: dia anak SM Academy jauh sebelummu!
Key terkesiap begitu juga aku, baru pertama kali aku berbicara dengan Key sampai menyentak seperti itu
Key: aku tahu kau punya hak, tapi aku kekasihmu, pacarmu, milikmu…. Begitu juga sebaliknya
Aku: trus? Berpengaruhkah semuanya dengan Onew oppa? Dia menjalani hidupnya dengan normal kok biarpun kita pacaran
Key: aku tidak suka kau dekat dengannya! Jauhi dia!
Emosiku sudah tak bisa ditahan lagi, Key tiba2 menjadi sangat memuakkan sejak waktu itu
Aku: kau cemburu?! Childish sekali~~ perbaiki dulu sikapmu sebelum kau bilang kau mencintaiku! Kau bilang kau sudah kenal aku 2 tahun, tapi kenapa kau tidak tahu kalau aku tidak suka pergaulanku dikekang SEPERTI INI?!?!?
Dibelakang Key terdapat layar monitor yang mengawasi bagian aula. Terlihat disitu Jonghyun tiba2 rubuh dan badannya mengejang ngejang
Aku: Jonghyun oppa?! Ada apa dengannya?!
Saat Key menghadap ke belakang, aku menerobosnya dan berlari menuju aula tempat para peserta termasuk Jonghyun berasal
Saat masuk ke aula, Jonghyun makin hebat kejang2nya, rasanya jantungku berdebar-debar keras lagi
Aku: oppa!!
Aku menghampirinya yang tak mampu berdiri lagi. kupegang dahi nya, panas sekali. Kulihat dia sedang meredam kejang2 hebatnya sekuat tenaga sambil terbatuk batuk.
Onew oppa datang menghampiriku dan menjauhkanku dari Jonghyun
Onew: bawa Jonghyun ke rumah sakit terdekat! Seseorang tolong telepon orang tua nya!
Aku: Jonghyun kenapa oppa? Apa yang terjadi padanya???
Onew: dia terjangkit virus H1N1
*************
Aku: Jonghyun oppa, bertahanlah. Kuatlah
Suasana tidak pernah semenakutkan seperti ini, rasanya mataku tidak ingin berhenti menatapnya yang semakin menjauh dari pandanganku
Key: dia pasti akan baik2 saja Haneul, ngomong2 aku ingin bicara boleh tidak?
Aku: nggak ada yang perlu dibicarakan sekarang.
Key: well, aku mau minta maaf
Aku: kamu tidak dengar ya, apa yang barusan aku katakan?
Aku berlari ke arahnya. Ke arah Jonghyun oppa yang tergeletak lemas di tempat tidur menuju ruang gawat darurat, hidungnya diberi alat bantu pernafasan
Dokter: kamu harus diberi antibody dulu, nanti kamu bisa tertular
Seorang staff rumah sakit menahanku untuk tidak masuk ke ruang gawat darurat tempat Jonghyun dibawa
Aku: baiklah, suntik aku suster. Aku ingin menemani sampai saat kritisnya berakhir
Suster: baiklah, kami tunggu setengah jam lagi kehadiran anda.
Key: Sayang, kamu yakin akan menemaninya?
Aku: tidak apa2. Biarpun oppa bukan saudara kandungku, tapi dia juga kakakku.
Key memegangi tanganku meminta pengertian sekaligus ingin meminta maaf padaku, pandangan matanya memancarkan sifat posesif sekaligus rasa takut akan kehilangan sesuatu
Key: aejeong, please forgive me.. aku pasti akan belajar lebih dewasa dari sekarang, aku akan mencoba mengerti dirimu mulai saat ini, aku tidak akan mengaturmu lagi… aku persilahkan kamu melakukan apa saja selama kita masih bisa bersama
Aku memandanginya. Pegangan tangannya lama2 mulai mengendur dan melemah, matanya mulai berkaca kaca
Aku memeluknya pelan2. Kenapa aku baru tahu kalau dia begitu takut kehilangan diriku? Kini dia memelukku seperti memeluk boneka, menggoyang goyangkan diriku dalam peluknya. sepertinya butuh waktu lama untukku melepasnya
Aku: maafkan aku juga, Key. Saranghae…
Dengan tulus aku mencium kening Key, jujur aku agak terkejut karena refleksku.
Karena itu ciuman dariku yang pertama untuk dahi Key
Bersambung
Tidak ada komentar:
Posting Komentar