Hari pertama sekolah, semuanya terasa biasa saja. Malah kesannya hampa…
Kau tahu mengapa? Karena aku sendirian tanpa Taemin di kelas 12 yang baru. Taemin masih melanjutkan training di SM Entertainment dan akan pulang bulan September. Tentu saja Key, Jonghyun dan Minho juga melakukan hal yang sama
Suara: Kang Haneul, bisa kau ke ruang guru saat istirahat? Saya ingin bicara denganmu
Pikiranku buyar seketika, kulihat guru di depanku berdiri mantap sambil memegang buku, guru yang sebenarnya masih kucintai
Aku: baik, Pak Jinki
.....
Istirahat telah tiba. Sesuai permintaan Onew oppa, aku segera berangkat menuju ruang guru dengan langkah pelan. Kira2 ada apa ya? Apa kemampuan bahasa Inggris ku menurun atau karena aku masih suka melamun dan beliau takut itu akan mempengaruhi pelajaranku? Berdoa saja tidak terjadi apa2
Tiba2 seseorang dari ruang musik menarik tanganku dengan cepat
Aku: apa apaan sih?!
Seseorang: sssh ssssssh nanti ketahuan Jihye
Oh… ternyata Onew oppa. Aku kira seseorang yang akan mem bully ku
Aku: memang kenapa kalau ketahuan Jihye
Onew: dia akan mengancam akan melakukan sesuatu pada seseorang yang dekat denganku
Aku: hah, aneh sekali.. yasudah ayo kita duduk
Onew oppa menarikku untuk duduk di dekat Drum milik sekolah, sementara dia duduk di dekat piano seperti biasa
Aku: jadi… sejak waktu itu, oppa selalu disini sendiri?
Onew: ya.. begitulah.
Aku: kenapa tidak mengajak Jihye?
Onew: dia tidak akan pernah mengerti kalau saya suka musik halus, terutama piano
Aku: maksud oppa, dia egois?
Onew: Kind of… sudah lah tidak usah membicarakan dia dulu. Wel… jadi Key resmi jadi pacarmu?
Ya ampuuun. Kok tiba2 jadi ngomongin Key sih?
Aku: Ya begitulah. Kami sudah menjalaninya hampir 2 bulan
Onew: dia pacar pertamamu ya?
Aku tak bisa menjawabnya secara terang2an. Aku hanya mengangguk kecil dengan wajah yang sedikit memerah
Onew: lalu, Taemin kok tidak masuk di awal tahun pelajaran?
Aku: dia.. sedang ikut training di SM Entertainment. Dia dan Minho oppa mengikuti audisi dan lolos
Wajah Onew oppa berubah mendengar kata2 SM entertainment. Antara kaget, heran dan tidak percaya
Onew: mereka semua bisa menyanyi dan menari?
Aku: Taemin sudah les menari dari smp, Minho oppa suaranya bagus dan dia juga bisa nge-rap
Onew: wah, bakat terpendam ya? Aku tidak pernah lihat mereka menunjukkan bakatnya
Aku: yahhh, mereka orangnya Low profile, jd mereka memendam keinginan mereka saja, padahal tahu tidak? Kalau sedang istirahat, mereka berdua selalu melatih gerakan mereka di lapangan atas. Dan aku hanya bisa menontoni mereka. Hehehe
Kami berdua tertawa bersama, sungguh aku rindu sekali suasana ini. Tapi keakraban kami bisa jadi malapetaka kalau suatu saat nanti ada yang mengetahuinya, apalagi Jihye. Mungkin dia akan berubah menjadi orang gila atau psycho
Onew: hemmm… kenapa kamu tidak ikut audisi itu?
Aku: hah? Aku lebih mengejar prestasi akademik dibanding ketenaran, aku akan lebih berkonsentrasi ke perguruan tinggi yang aku inginkan. Lagipula oppa ku juga anak SM, aku tidak mau bersaing dengannya.
Onew oppa tersenyum lagi dan menepuk kepalaku pelan, aku agak tertegun dengan sikapnya saat ini. Biasanya dia lembut dan agak malu2 dalam merespon gerakan lawan jenisnya.
Aku: ada apa ya?
Onew: saya kangen sekali dengan suasana seperti ini, menghabiskan waktu istirahat di ruang musik denganmu.
Aku tersenyum tipis. Ya ampun Key~~~ maafkan aku yang malah akrab lagi dengan Onew oppa padahal kamu melarangnya
*************
‘bagaimana hari pertama sekolah?’
Key mengirim pesan untukku pada jam 3 sore. Hari ini aku pulang sendiri karena tidak ada yang mengantar, rasanya sedih sekali
‘sepi Key, tidak ada Taemin rasanya sunyi sekali… kapan sih trainingnya berakhir ?? -_-’
Aku memandangi buku baruku, sudah ada beberapa halaman yang ku tandai. Ada tugas di setiap halaman itu, ya Tuhan.. baru masuk sekolah sudah dicekoki tugas…
‘Hyunsu sudah kembali ke rumahnya di korea Utara ya? Pantas saja kamu kesepian, sungguh aku ingin menemanimu.. tapi aku tidak bisa’
Aku tersenyum, Key memang selalu menghujani perhatian padaku, meskipun rasanya agak sedikit mengganggu
‘kamu sms saja aku sudah senang kok, makasih Key.. salam buat Taemin dan Minho oppa ya’
Umma memanggilku untuk menjemur pakaian yang sudah dicucinya. Segera ku taruh buku yang sedang kukerjakan dan turun ke bawah membawa HPku
‘sudah seharusnya, sayang…. Oh, kamu tidak tahu ya? Minho hari ini pulang karena appa nya sakit’
Hah? Kok Minho tidak memberitahuku? Dasar~ mungkin saking panik karena appa nya sakit, dia tidak bisa mengirimkanku pesan
‘kok dia tidak SMS aku sih? Minho oppa jahat, dia belum bilang selamat ulang tahun juga padaku :( apa kabar Jonghyun oppa?’
Aku mulai melebarkan pakaian basah dan menaruhnya di tali jemuran… banyak sekali yang umma cuci, apa tidak pegal ya tangannya? Aku saja tidak mampu mencuci sebanyak ini
‘Jonghyun hyung baik2 saja… dia sedang bersemangat melatih vokalnya, semakin hari semakin tinggi dan semakin kuat saja suaranya. Aku jadi ingin seperti dia. Haha’
Aku sih sudah tahu kalau Jonghyun punya kelebihan dalam tarik suara, setiap pagi dia konser di kamar mandi. Menghabiskan air di bak sehingga aku harus sering berebutan mandi dengannya kalau mau berangkat sekolah
Tiba tiba ada sesuatu yang lewat di depan rumah sambil menyiramku dengan air…
What??? Air apa ini?? Yaks~~ air bekas kolam ikan.. amis sekali!!!
Di dekat kakiku, terdapat sepucuk surat yang dibungkus plastik. Aku membukanya dan membacanya
AKU TAHU APA YANG KAU LAKUKAN BERSAMANYA
MENJAUH DARINYA ATAU KAU AKAN MENDAPATKAN YANG LEBIH PARAH DARI INI
DAN JANGAN COBA COBA MELAPOR KE SIAPAPUN
Surat ancaman? Aku diteror?????
Ah I don’t care, aku tidak melakukan suatu hal yang salah kok. Santai saja lah
Saat aku hendak menjemur lagi, kulihat beberapa pakaianku terkena air amis itu dan ada lumut2 di atasnya
SIALAAAAAN!! Aku jadi harus mencucinya lagi deh@#$%^&
*************
Onew: ada sesuatu di dalam pikiranmu, Haneul-sshi?
Aku terbangun dari lamunanku yang akhir2 ini malah bertambah sering dari biasanya, karena kejadian air bekas kolam ikan itu aku jadi suka berpikir siapa yang mengerjaiku itu
Aku: aku sedang memikirkan pelajaran yang tugasnya banyak sekali, aku juga agak kangen dengan Taemin
Onew: mau kunyanikan sesuatu dengan piano ini?
Oppa mulai memencet tuts nya dengan seksama, dia memainkan sebuah lagu. Kulihat gaya permainannya, ternyata memang kemarin dia lah sang pianis solo itu
Aku: Onew oppa anak SM bukan?
Beliau terkesiap dan menghentikan permainannya. Ia memandangiku dengan wajah yang bingung
Onew: kenapa bisa menyimpulkan seperti itu?
Aku: habis kemarin Onew oppa kan konser, org yang bertalenta biasanya ikut SM Entertainment. Seperti teman2ku itu
Onew oppa tertawa kecil dan memainkan tuts piano lagi, memangnya lucu ya pernyataanku barusan?
Onew: aku Cuma bisa bernyanyi sambil sedikit bermain piano. Aku tidak bisa menari seperti Taemin atau nge-rap seperti Minho
Aku: oh, memangnya Onew oppa pernah melihat mereka menunjukkan bakatnya? Kan mereka selalu bernyanyi dan menari di lapangan atas
Lagi2 beliau menunjukkan ekspresi khawatir sambil menggigit jarinya, mencurigakan sekali
Onew: aku pernah mengintip mereka, sekali. Mungkin kamu tidak akan bisa melihatnya karena aku jago sekali dalam mengintip
Aku: berarti oppa suka bintitan dong? Kan suka mengintip
Onew oppa hanya mengacak rambutku pelan, cengirannya memnujukkan kalau dia sepertinya geli sekali dengan pernyataanku hari ini
Onew: maksudnya juga bukan seperti itu~~ aku jarang mengintip kok, tapi aku jago.
Aku: oh begitu. Ngomong2 Jihye tidak mencarimu?
Onew: aku menyuruhnya untuk belajar setiap istirahat dan segera pulang kalau sudah bel, karena dia kan mendapat jurusan ilmu alam. Harus selalu belajar
Aku: alasan yang bagus, oppa
Kulihat jam di HPku, sudah nyaris setengah enam. Kok bisa2nya kami berbincang sampai selarut ini dan tidak ada yang mengetahui?
Onew: salah satu staff sekolah tahu aku selalu menyendiri di ruang ini sampai jam 6 sore
Alisku mengerut, kok kesannya dia seperti membaca pikiranku ya?
Aku: baiklah, aku harus pulang oppa. Banyak tugas yang harus dikerjakan
Onew: mau aku antar?
Aku: tidak usah, terimakasih… Oppa kerumah Jihye saja, menemaninya belajar
Beliau hanya tersenyum dan merangkul untuk memelukku seperti dulu, ya Tuhaaaaan…. Apa kau tahu aku merindukan saat2 seperti ini?
Sesegera mungkin aku keluar dari ruang musik tanpa terlihat oleh orang lain atau penjaga sekolah, kupikir sekolah sudah aman tanpa pengganggu lagi..
Tiba2 aku merasakan sesuatu yang licin di sepatuku dan saat ku tersadar, aku sudah di lantai berlumuran minyak di sekitarku
Lagi2 di dekatku ada surat yang dibungkus plastik seperti waktu itu, kubuka lagi dengan rasa heran
SEPERTINYA KAMU BERMAIN API YA??
KAU AKAN MERASAKAN SENDIRI NANTI, BAHWA BERMAIN API ITU BERBAHAYA
BERHATI-HATI LAH, AKU SELALU ADA DI SEKITARMU
Beberapa detik kemudian, ada sebuah pesan masuk ke HPku, dari Key
‘kamu ada dimana? Aku ingin bertemu denganmu dan bicara. Jam 7 di apartemen A’
....
Apartemen A, tempat semua kejadian dari awal hingga sekarang. Tempat Key selalu berlatih menari dan tempat Onew oppa tinggal, tapi aku benar2 penasaran akan apa yang akan dilakukan Key. Kenapa dia menyuruhku ke tempat ini saat jam 7?
Saat sampai disana, aku melihat Key dengan pakaian santainya yang modis. Mukanya terlihat serius
Aku: ada apa Key?
Key: aku tidak percaya dengan semua kenyataan. Tapi aku sudah menduga akan begini jadinya
Ketus sekali, ada apa sih? Kenapa Key yang biasanya lembut padaku jadi ketus minta ampun?
Aku: ada apa sih? Bicara saja yang jujur.. jangan ditutup tutupi seperti itu
Ia mengangkat HPnya di depan mukaku
Key: ini maksudnya apa??????
Terlihat disitu, fotoku dengan Onew oppa berduaan di ruang musik. Hari ini, sekitar jam setengah 6… setengah jam sebelum aku pulang…
Aku: kamu dapat dari mana foto itu?
Key: aku mendapat MMS dari nomor tidak terkenal…. Dan mendapatkan foto ini
Aku: aku bisa menjelaskannya Key…
Sebelum kumulai penjelasanku, Key sudah memotong bicaraku
Key: kamu ini serius tidak sih pacaran denganku??? Kamu bilang kamu ingin melupakan Onew oppa, tapi kamu malah melakukan ini.. dibelakangku lagi!
Aku hanya bisa diam mendengar nada suara Key yang makin meninggi di setiap kata, jantungku mulai berdebar-debar lagi
Key: aku benar2 serius denganmu, Haneul! Aku mencintaimu.. tapi kenapa kamu melakukan ini di belakangku?? Kamu mencoba berdusta?!
Aku masih terdiam, membiarkan emosinya tumpah kea rah ku
Key: aku tidak percaya ini….. aku memberikan semuanya untukmu, memberikan cinta dan kasih sayangku untukmu agar kamu bisa melupakan dia…. Lalu maksud dari semua ini apa?!?!?!
Aku:………
Key: sungguh kamu mengecewakanku, Haneul!!
Detakan jantungku makin meningkat, air mata lagi2 mendesak untuk keluar dari mataku.
Aku: aku…. Membuatmu terluka Key, semua gerakanku pasti akan melukaimu. Aku tahu, aku tahu
Ekspresi Key yang mengeras menjadi lunak melihatku mencoba menahan air mata seperti ini
Key: Han.. haneul?
Aku: maafkan aku Key oppa. Aku cuman perempuan bodoh yang tidak pernah mengerti kalau seorang Kim Kibum tidak pernah bisa memaafkan guru terbaikku, Lee Jinki… sekalipun. Maafkan aku yang sudah melukai perasaanmu, Key oppa
Key mencoba menyentuh dan mendekatiku, namun ku tepis dan dengan segera aku berlari ke bawah dengan air mata yang berderai derai
Tak kupedulikan Key yang memanggil manggil di belakangku, yang kuinginkan hanya pulang dan mengerjakan tugas2 sialan itu
Di satu sisi aku senang bisa berbaikan dengan Onew oppa
Namun di satu sisi aku juga sedih karena telah melukai perasaan Key yang tak lain dan tak bukan adalah kekasihku saat ini…
Kesendirianku saat ini hanya membuatku makin bertambah sedih dan sedih saja…
Bersambung..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar