Hari ini aku sengaja membolos sekolah dengan alasan sakit lagi, benar2 memalukan menjadikan alasan sakit sebagai cara untuk tidak bertemu Onew oppa
Jonghyun: Jangan bilang kau masuk angin lagi
aku: Tidak oppa, aku hanya sedang tidak mood, maaf aku berbohong pada kalian semua
Jonghyun menghampiriku yang tidur2an di ranjang dan bertanya lagi
Jonghyun: Kau punya masalah dengan sekolah atau teman2 mu?
Aku menggeleng malas. Sebenarnya aku muak dengan pertanyaan2 itu, tapi aku tahu Jonghyun hanya ingin tahu keadaanku yang sebenarnya. Sebagai seorang adik, aku harus selalu jujur dengan abangku meskipun kami bukan saudara kandung.
Jonghyun: Lalu kenapa? Sumpah. Aku tidak mau melihatmu lebih suram lagi daripada yang dulu, membolos karena alasan tidak jelas itu bukan ciri khas dirimu. Bahkan kau tidak pernah membolos sebelumnya
Aku: Sungguh oppa, aku hanya sedang malas ke sekolah. Akhir2 ini pelajaran selalu bahasa Inggris, kupikir aku sudah cukup mahir jadi aku memutuskan untuk absen beberapa kali
Jonghyun: Begitukah? Tapi aku tidak bisa menemanimu seharian ini loh. Aku ada tugas kuliah yang harus diselesaikan
Aku: Tidak perlu oppa, terimakasih. Aku bisa menemani diriku sendiri. Tahun depan kan aku sudah 17 tahun
Jonghyun: Tidak bisa, aku tidak akan membiarkan kau melamun terus dirumah . nanti ku telpon Key untuk menemanimu dirumah
APA? KEY??? Oh tidak.. jangan dia!! Suasana akan semakin canggung~~
Aku: Key oppa bukan pengasuhku, aku bisa mengurusi diriku sendiri. Lagipula kan dia kuliah
Jonghyun: Dia tidak kuliah hari ini. sebenarnya dia sudah berniat ke rumah, tapi aku akan menyuruh nya untuk datang lebih cepat
Terimakasih Tuhan, kau memang selalu memberikan cobaan yang terbaik untukku… aku semakin lemas dan berguling guling di tempat tidur
*************
‘Haneul saeng kamu kemana lagi, kenapa kamu tidak masuk? Onew hyung mencarimu. Lagipula kau juga belum cerita kejadian kemarin kan dengan kami? Ada apa denganmu?’
Pada jam 3 sore, Minho mengirimkan SMS untukku, ya ampuuun jam segini pun teman2 masih mencariku. Aku tidak pernah se populer ini, bahkan aku tidak masuk saja banyak yang menanyakan
Key: SMS dari siapa? Pacarmu ya?
Tiba2 Key mengintipku yang sedang membaca sms dari Minho, aku terkesiap kaget dan hampir saja jatuh dari tempat tidur. Untung Key menangkapku dengan mudahnya
Aku: Aduh maaf… aku kaget sekali
Key: Tidak apa2. Kamu sepertinya sedang banyak pikiran. Ada apa?
Aku: ........
Key: Karena pernyataanku waktu di pantai itu ya?
Aku terbelalak karena Key masih mengingat hal itu, padahal ini sudah nyaris seminggu sesudah kejadian itu.
Aku: bukan kok, ada hal lain lagi…
Key: Oh iya Haneul-sshi. Aku masih menunggu jawabanmu loh, jadi tolong jawab sekarang saja ya..
Glek, disaat saat melankolis seperti ini aku harus menjawab pernyataan yang bikin sakit jantung itu? Kupikir Key sudah tahu kalau aku tidak bisa menerimanya.
Aku: Maaf oppa, aku hanya menganggapmu sebagai kakakku saja, teman curhatku. Lebih dari Jonghyun oppa.
Key manggut2 dengan ekspresi yang lucu dan memelukku secara tiba2, otomatis aku berteriak karena aku tidak pernah dipeluk tiba2 seperti itu, bahkan Jonghyun saja tidak pernah melakukannya padaku
Key: Maaf mengagetkanmu, Haneul-sshi. Habis kamu menggemaskan sih~~ kamu mirip sekali dengan sepupuku di Pusan, dan aku selalu memeluknya seperti itu. Hehehehehe
Aku: oppa, sumpah kau benar2 mengagetkanku!!
Aku menerjangnya dan menggelitikinya hingga dia menjerit-jerit seperti wanita. Sesegera mungkin aku menutup mulutnya yang bersuara cempreng itu
Key: Jangan disitu!! Sumpah, aku tak tahan~~ geliiiiiiiii!!
Kami tetap bergumul dan saling menggelitik hingga kami berdua jatuh dari ranjangku dan kepalaku terpentok ujung meja.
Aku: awwwwww~~
Key: Ya ampun Haneuuuuuuul, kamu tidak apa2? Ada yang luka atau berdarah???
Aku: Tidak apa2, hanya terbentur sedikit. Tapi agak sakit sih
Otomatis Key mengelus elus kepalaku yang tadi terbentur dan memijatnya sedikit agar nyeri nya hilang. Jarak kami sangat dekat, membuat jantung ku berdebar-debar. Rasanya wajahku mulai merona lagi
Key: sebenarnya, aku ingin mengajakmu ke suatu tempat, Haneul. Kau mau?
Aku: kemana?
*************
Ternyata Key mengajakku ke gedung tertinggi di Seoul, pemandangan malam disana sangat bagus. Penuh dengan lampu2 yang gemerlapan, aku sangat suka kilau2 lampu yang menyebar bagaikan bintang2 di langit
Key: Kamu belum pernah kesini?
Aku: waktu itu, Taemin dan Minho oppa pernah mengajakku. Tapi aku sedang banyak PR dan semuanya harus selesai besok.
Key tertawa kecil sambil memamerkan gigi2nya yang putih
Key: Kau harus pandai bergaul dalam hal apapun, Haneul-sshi.. itu cara sukses dalam hidup
aku: Yaaa.... aku mencobanya. walaupun masih sedikit
oppa mengambil sebuah radio kecil dan menancapkan sebuah i-pod di tengahnya
aku: apa yang kau lakukan, key oppa?
Key: Menari, dancing. ini hal yang aku lakukan jika aku sedang sendirian disini malam2, tempat ini adalah tempat yang cocok untuk mengeluarkan emosi dan ekspresiku.
aku menatapinya tak percya, sudah kuduga... Key adalah penari yang berbakat. pantas saja lengannya kuat dan kekar biarpun badannya tidak jauh berbeda dari Taemin
dia memulai gerakan2 yang simple dan mungkin bisa ku ikuti, lama kelamaan gerakannya semakin cepat dan serasi dengan nada lagu yang memiliki beat yang cepat
Key: ayo Haneul-sshi.... menari bersamaku, keluarkan energimu, keluarkan emosimu, keluarkan semuanya..
oppa menarikku dan mengangkat tanganku ke udara untuk menyamai gerakannya, lalu dalam beberapa hitungan aku sudah menguasai tempo dan aku bergerak dan menari secara membabi buta dengan gerakan bebas
Key: hebat juga kau dalam menari, kenapa kamu tidak belajar bersama Jonghyun hyung di sanggar?
aku: aku.... aku tidak tahu kalau aku bisa menari.. rasanya senang sekali!!
Disaat tarianku hendak berhenti, tiba2 datang seorang pria yang saat ini tidak ingin ku temui
pria: Ada apa ini ribut2? bukannya ini sudah jam 10? kalian tidak boleh bermain diatas apartemen.
Key: Maaf, kami cuman ingin bersenang-senang..
pria: loh.. bukannya kamu Key teman Haneul ya?
Key: loh? Onew hyung... tinggal disini?
Ya.. itu Onew oppa.
Seketika, aku langsung berlari pergi dari sana. buru2 ku buka pintu menuju tangga darurat dan berlari sepanik-paniknya
Key: Haneul??? Haneul??!!
Onew: Haneul?! kau kemana?! ada apa denganmu, kenapa kau menghindariku??
Yang aku bisa hanya berlari sambil menangis. aku takut menghadapi kenyataan bahwa kemarin Han Jihye telah merebut orang yang aku cintai, dan aku tidak bisa melakukan apa2
Saat aku tersadar, aku sudah berada di tengah jalan..
Lampu mobil melaju menerangiku...
Dan dari seberang, kudengar orang berteriak hendak menerjangku..
suara: Haneul saeeeeeeeeeng, awaaaaaaaaas.....!!!!
Bersambung..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar