Minggu, 15 Agustus 2010

Onew Fanfict part 1

Author: Ayuningtyas

Cast:
Aku: Kang Haneul
Haneul's Brother: Kim Jonghyun
Jonghyun's friend: Kim Kibum a.k.a Key
Haneul's friend 1: Lee Taemin
Haneul's friend 2: Choi Minho
Haneul's teacher: Lee Jinki a.k.a Onew

Rate: G

hidupku selalu biasa, tidak ada yang spesial. bahkan pacar saja aku tidak punya. aku jomblo sejati, hidupkuu sebagian besar hanya menghabiskan waktu di kamar, beberapa jam di sekolah, beberapa jam di sekolah dan beberapa jam lainnya di tempat lain.

Hingga suatu hari, seorang pria mengubah hidupku....

Seperti biasa, kunaiki sepedaku pulang dari sekolah, aku memang tidak terbiasa nongkrong atau berbincang lama dengan teman baikku
Entah aku melamun atau sedang berkhayal sehingga sepedaku menabrak motor yang kebetulan hendak parkir di halaman sekolah, aku terhempas jauh sekali dari sepedaku, untungnya aku jatuh di rerumputan sehingga kepalaku tidak bocor seperti di berita2 kriminal

si pengendara motor: hei kau, kalau naik sepeda jangan bengong! motorku lecet nih, kau bisa mengganti biaya servisnya?! dasar anak aneh!!
aku membersihkan lengan dan siku yang lecet dan penuh rumput. kurasakan perih diwajah dan lututku. astaga, lututku berdarah.. begitu juga pipiku, aku tak menghiraukan si pengendara motor yang dari tadi memakiku
si pengendara motor: hei! kau tidak dengar ya?! kau harus ganti biaya motorku, kemari kau!
tiba2 ada seorang pria berumur 20an menghampiriku, aku tidak kenal dia. lalu ia mengecek keadaanku
pria: kamu tidak apa2 nak?
aku: eh? agak perih... tapi baik2 saja kok
pria: kepalamu tadi terbentur keras, kamu harus ke UKS.
aku: emm... tapi anda...?
sebelum aku menyelesaikan kata2ku, si pria menghampiri si pengendara motor itu.
pria: minta maaf sama gadis itu
si pengendara motor: hah? enak saja kau! dia merusak motorku. kau tidak lihat?!
seketika Taemin menghampiriku ketika aku masih memandangi kedua pria itu bersitegang
Taemin: Haneul-sshi! yaampun... kamu tidak apa? lutut dan pipimu terluka.
aku: aku bingung. kepalaku agak pusing
seketika Taemin memanggil Minho untuk membantunya membawaku ke UKS
Minho: ya tuhan, kamu ceroboh sekali kali ini, Haneul
aku: hehe... maaf Minho oppa
Minho menggaruk kepalanya yang tidak gatal sementara aku menaikkan alis. lagi2 aku ditolong oleh 2 teman yang selalu menemaniku setiap waktu. dan setiap waktu juga aku melakukan kecerobohan


*************


Taemin: kau butuh kami temani, Haneul-sshi?
aku: ya terserah kalian saja
aku tersenyum kepada 2 teman baikku itu
Minho: Baiklah, Taemin saeng, kita temani Haneul saja ya? lagipula sudah tidak ada pelajaran lagi di kelasku
Taemin: di kelasku juga tidak ada, hehehehe
tiba2 aku teringat pria yang tadi menolongku
aku: Taemin, Minho oppa, siapa tadi yang menghampiriku? pria yang sepertinya berumur 20an
mereka saling berpandangan dan menggelengkan kepala
Minho: Kami tidak tahu. sepertinya bukan murid atau guru di sekolah kita
aku: sungguh, dia baik sekali.... aku tidak menyangka dia akan menghampiriku.. bahkan kami tidak kenal satu sama lain.
rasanya pipiku panas sekali mengingat kejadian itu. kesannya pria itu heroik sekali, seperti superman yang menyelamatkan seseorang yang hampir jatuh ke jurang, tapi ini versi menyelamatkan seseorang yang baru saja menabrakkan sepedanya ke motor besar
Aku benar2 penasaran dengan pria itu.. kira2 aku akan bertemu dengannya lagi tidak ya? kenapa rasanya aku malu sekali? banyak pikiran yang terlintas di kepalaku
Minho: Haneul saeng, wajahmu merah sekali. kamu memikirkan sesuatu?
upppssss... wajahku yang sedang panas2nya tertebak oleh Minho yang sekarang sendirian tanpa Taemin
aku: tidak apa2, maaf... Taemin kemana?
Minho: kenapa sih kamu selalu berkata maaf? dia sedang bicara dengan orang yang menabrakmu tadi, kita bilang kamu belum bisa dijenguk sekarang
aku: oh begitu... aku,.... memang selalu merasa tidak enak dengan kalian berdua. maaf ya
Minho mengacak rambutku pelan sambil tertawa
Minho: tuh kan kamu minta maaf lagi... sudahlah. kami ini teman baikmu, tidak perlu banyak minta maaf. ngomong2 nanti kami antar kau pulang ya?
aku: em... terima kasih Minho oppa. kau dan Taemin selalu baik padaku. aku janji akan lebih sering meluangkan waktu dengan kalian.
Minho hanya tersenyum sambil meraikan rambutku yang tadi diberantakinya, dan disusul Taemin yang senyam senyum karena ternyata tadi ia mendengarkan pembicaraan kami berdua


*************


Sekarang aku memilih diantar sejak kejadian tabrakan konyol itu, Ibuku marah2 karena aku dengan sukses meringsekkan sepeda yang sudah menemaniku 6 tahun sekolah, ayah hanya mendengus dan memutuskan akan mengantarku setiap sekolah, sementara Jonghyun abangku hanya tertawa jahil di belakang ruang makan.
Tidak setiap hari ayah mengantarku, ia akan bergantian dengan Jonghyun. dan di hari pertama, Jonghyun yang mengantar karena ayah masih tidur
Jonghyun: Jangan ceroboh lagi Haneul saeng, sepedamu sudah jadi barang bekas dan jangan sampai salah satu anggota tubuhmu jadi barang bekas juga
aku mengeryit bingung
aku: Apasih maksudmu Jongyun oppa? jangan mengatakan hal yang menakutkan gitu kenapa? aku tidak seceroboh itu lah
Jonghyun: Aku hanya memberi tahu supaya kamu lebih berhati hati dan waspada, jangan melamun terus. jangan sampai dongsaeng ku ini mendapat kecelakaan yang parah
rambutku lagi2 diacak acak oleh Jonghyun, kenapa semua orang selalu mengacak acak rambutku yang susah rapih kembali ini?
aku: iya, makasih Jonghyun oppa.
Jonghyun: Kamu perlu ditemani sampai kelas atau bagaimana?
aku memandang ke seberang sekolah dan terlihat Taemin melambai lambai dengan ekspresi ceria
aku: Taemin akan kesini sebentar lagi. tuh, dia sedang berlari kesini
dalam waktu 2 menit, Taemin sudah ada di depanku
Taemin: selamat pagi Jonghyun hyung, pagi Haneul-sshi, mau aku antar sampai kelas? kondisimu kan masih rapuh
haha.. pintar sekali dia mencari perhatian Jonghyun, Taemin memang tertarik dengan Jonghyun karena abangku ini pintar menyanyi.
Jonghyun: sebaiknya segera, Taemin saeng. kalau tidak nanti Haneul bisa telat
Taemin: Baik Jonghyun hyung~~~ segera!
segera aku keluar dari mobil dan meraih pundak Taemin untuk dipapah
aku: terimakasih Jonghyun oppa, nanti jemput aku jam 5 ya?
setelah Jonghyun mengangguk, sesegera mungkin ia menyetir mobil menuju kampusnya.


*************


Taemin duduk disebelahku sambil mengambil buku2 dari tas nya
aku: terima kasih ya Taemin-sshi, lagi2 aku merepotkanmu
Taemin: tenang saja Haneul, aku selalu siap membantu. ngomong2 pelajaran pertama kali ini ada guru baru loh
aku: oh ya? bahasa Inggris? guru kita yang sebelumnya kemana?
tiba2 terdengar suara seseorang masuk dan semua murid duduk dengan rapih

Tidak terasa mataku membelalak lebar sekali..
Aku tidak percaya...
Ternyata pria yang menolongku kemarin ada di depanku...
Dan dia adalah guru baruku

pria: selamat pagi anak2, perkenalkan saya Lee Jinki. guru bahasa Inggris kalian yang baru. mohon bantuannya ya

Ia membungkuk hormat sebentar lalu bangkit kembali sambil memandangiku yang sedang shock ini.

Bersambung....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar